selamat datang di blog-nya Dinot

Ada Tulisan, ada Baju, Ada Tas, ada Sepatu dan berbagai Kreasi Mompreneur lainnya ^___~

Jumat, 20 Agustus 2010

Mari Menjadi Mompreneur!!

Ga kerasa yah udah masuk puasa hari ke 10 nih. Hmm..seperti biasa pula, hari2 puasa adalah hari2 yang sibuk bagi para pereu alias perempuan.huehe..Sibuk masak, sibuk ke pasar dan yang pastinya sibuk belanja baju untuk sana sini.

Beberapa hari yang lalu, seperti biasa pula, saya selalu menyempatkan diri untuk berjalan-jalan ke berbagai pusat perbelanjaan di Bandung. Biasanya sih kebanyakan ga belanja.Hanya ingin melihat apa aja sih yang lagi trend sekarang (window shopping aja istilah kerennya) hehe.

Bila diperhatikan dan dilihat dengan saksama (apa sihh?!?) huehe, situasi ramadhan kali ini kok kayanya lebih sepi yah dibanding kan dengan ramadhan setahun dan dua tahun yang lalu.

Setahun yang lalu (2009), saya masih inget banget. Hari pertama puasa saja, Mall, FO dan Pasar Baru Bandung, sudah penuh banget. Hampir ga bisa jalan (apalagi belanja) saat itu. Situasinya udah crowded banget. Para penjual pun berasa naik daun sekali.Bisa menaikkan harga sesuka hati nya.

Tapi sekarang (2010), di hari ke-8 kemaren, siatuasinya masih sangat lengang. Terutama di Pasar Baru dan Kings Bandung. Entah kenapa.

Situasi perbisnisan yang lumayan kurang bersemangat itu ternyata bukan hanya saya saja yang merasakannya. Hampir semua pedagang merasakannya. Entahlah, apakah ini gara2 harga barang2 kebutuhan primer yang terus naik, harga Elpiji yang kt nya bakal naik, atau mungkin juga gara2 TDL yang bakal naik?Entahlah. Yang pasti daya beli masyrakat saat ini terlihat berkurang.

Sebagai pedagang, saya pun merasakan imbas dari keadaan tersebut. Tapi, seperti biasa, ga mau ngeluh ah. Syukuri saja apa yang didapat saat ini. Toh saya yakin rejeki mah sudah ada yang ngatur. Alhamdulillah saat ini masih diberikan rejeki sehat dan masih bisa membuat baju untuk para pelanggan saya  :D

Karena harga yang terus naik, TDL yang mo ikut naik dan berbagai tarif2 lagi yang akan naik, saya jadi makin berpikir ada baiknya kita para wanita tangguh ini (ceileehh) menjadi pengusaha kecil2an saja. Yah untuk tambah2an uang beli lipstick.huehe.

Makanya, tema saya saat ini MARI MENJADI MOMPRENEUR. Daripada mengutuki pemerintah dengan segala kenaikannya, lebih baik kita mencari jalan bagaimana mensiasatinya.

Menjadi Mompreneur dapat dilakukan dengan cara mengembangkan hobi yang dimiliki. Seperti saya misalnya. Dari orok (ahh lebay deh ), sampe skr saya suka banget menjahit, me-madupadankan warna, merangkai kain2 perca (patchwork) dan hal2 berbau jait menjait lainnya.

berdasarkan hobi itu, bakat dan dorongan dari orang2 tercinta akhirnya saya pun mulai belajar menjahit dari nol lagi (walo sebenernya saya sudah mendapatkan ketermapilan itu dr mama saya dl), tapi saya tetep merasa masih butuh ilmu jait menjait.

Sekarang, sudah tak terasa, hampir 4 bulan ini saya belajar menjahit baju. Lumayan, setidaknya bs membuat baju sendiri dengan desain, warna dan model yang kita inginkan.Selanjutnya, saya ingin mengembangkan bisnis ini dengan belajar ilmu ini lebih dalam lagi. Kalau ada rejeki lagi, syukur2 bisa kuliah lagi . AMIIN. Karena ternyata setelah ditekuni, banyak sekali tetek bengek yang harus dipelajari dalam pelajaran jait menjait. Tidak segampang yang dilihat dan dikira. Bila ada yang meremehkan pekerjaan seorang tukang jait??wahh anda salah besar. Banyak rumus yang harus kita hapalkan (nanti deh kita bahas di tulisan berikutnya) :D

Back to Mengapa harus menjadi mompreneur?karena sudah kodratnya wanita harus selalu mendampingi putera puterinya nantinya. Saya ga mau anak dan suami saya nanti kurang mendapat perhatian gara2 saya bekerja. Apalagi pengalaman di sekitar saya menunjukkan susah nya anak balita ditinggal bekerja oleh ibunya.

Makanya mumpung belum menikah, saya sudah mempersiapkan diri menjadi mompreneur yang baik dan benar (halaaaaahh) dari skr. Walo masih kecil2an , saya tetap maju saja. Toh saya ga merugikan org lain. Bukan begitu (BUKAAAAANN??)

Makanya, buat yang lain, Yuk kita menjadi mompreneur saja. Ingat, kemajuan suatu bangsa itu tergantung dari rumah lho. Bagaimana sang ibu merawat dan memperhatikan buah hati akan sangat memengaruhi kemajuan bangsa . huehehe...(*sok tau ah, nikah jg belum) itu mah yang saya baca lho.hahaha baru membaca saja, saya langsung tergerak menjadi mompreneur saja.

Dari menjadi mompreneur juga kita bs membuat lapangan kerja baru. Akhirnya bs membantu yang lain juga, dan terus berantai. Hingga perekonomian bangsa pun bs meningkat juga. Ya ga bu ibu??heheh

S0, harga cabe naik, TDL naik??? siapa takut?kan kita udah jadi mompreneur...!!Salam Mompreneur ^____~

Tidak ada komentar: