selamat datang di blog-nya Dinot

Ada Tulisan, ada Baju, Ada Tas, ada Sepatu dan berbagai Kreasi Mompreneur lainnya ^___~

Kamis, 26 Agustus 2010

Pengalaman Unik di Kota Paling Romantis Se-dunia :D

Bila ditanya, negara  mn sih yang paling romantis menurut anda di dunia ini? Pasti banyak yang nge-jawab, PRANCIS, Italia, Inggris dan bla..bla..bla...kl saya, beda lagi. Kota yang paling romantis se-dunia adalah Mekkah Arab Saudi.

* salah satu sudut kota Mekkah, tempat yg paling banyak dikunjungi jemaah untuk blanja blanji

Lho kok Mekkah sih? huehee..tadinya sebelum menginjakkan kaki di kota suci itu, aku selalu berpikir Inggris adalah negara yang paling romantis. Entah kenapa, emang dari dulu, saya tergila-gila sama bentuk bangunan di Inggris. Tapi, semenjak saya melangkahkan kaki ke Mekkah, saya langsung berbalik arah mengatakan bahwa Mekkah adalah kota yang paling romantis.

Semua terlihat saat saya mulai pertama kali menginjakkan kaki ke Masjidil Haram untuk melakukan Tawaf  pertama kalinya. Subhanallah, saat melihat Ka'bah untuk pertama kalinya, ada suatu perasaan yang aneh di dalam diri ini. Antara Takjub dan terharu. Biasanya saya mendengar kata2 ini hanya dari mulut2 org yang pernah ke sana. Tp, percaya atau tidak, itu juga lah yang dialami oleh saya.

Next, cerita berlanjut. Hampir setiap solat 5 waktu, saya yang saat itu ditemani oleh mama dan kakak laki2 saya, selalu melaksanakan nya di Masjidil Haram. Ada pengalaman unik yang selalu saya lihat setiap menjelang solat dan selesai solat. Setiap akan solat, para kaum lelaki (para suami-red) dari bangsa Turki, selalu mengantarkan sang istri terlebih dahulu sebelum dia sendiri menemukan tempat solatnya. Mereka selalu harus meyakinkan sang istri untuk tidak berpindah-pindah tempat lagi hingga solat selesai. Setelah selesai solat, para suami yang setia itu, datang lagi ke tempat istri nya solat tadi. karena tidak boleh masuk ke area wanita,  biasanya mereka hanya memanggil nama istrinya dari luar. Setelah itu, sang istri pun keluar, dan mereka jalan ke luar masjid dengan bergandengan tangan. Ah sangat romantis! Mungkin hal itu sangat sederhana bagi anda yang membaca ini. Tapi bagi anda yang melihat sendiri kejadian itu, rasanya, entah lah sulit sekali diungkapkan dengan kata-kata.

Itu lah mengapa dulu, saya kerap mendengar pengalaman orang2 yang berhaji yang selalu bilang "kalau bisa, kalau mo ke haji, bagusnya sama suami". Sejak ke Mekkah saya jadi tau makna ungkapan itu. Karena di Mekkah, perempuan sangat dihormati. Bila tidak berjalan bersama Muhrimnya, maka wanita wajib ditemani oleh temannya yang lain, baik itu ibu atau temannya. Karena Itu lah di sepanjang jalan, saya kerap melihat sepasang suami istri yang saling bergandengan tangan menyusuri kota Mekkah.

Apalagi dalam satu rombongan saya, ada sepasang suami istri yang baru menikah. Senang sekali rasanya melihat kebersamaan mereka *sambil ngarep suatu saat juga bakal seperti itu. hehehe.

Bila siang nya terasa panas sekali, sore hari di Mekkah adalah suasana yang paling saya suka. Setelah solat Ashar lebih tepatnya. Cuacanya adem, dengan angin sepoi2. Hampir sama dengan keadaan di Indonesia. Selalu ada pasar kaget di dekat masjid. Setelah solat, belanja belanji adalah kegiatan yang harus dilaksanakan, hehe. Harga yang mereka tawarkan pun sangat murah. cukup 5 real saja per buah. *1 real sekitar Rp.2500.

Jangan dikira mereka punya ijin khusus lho untuk berjualan di sana. Ternyata sama saja penyakit nya kaya di Indonesia. Pedagang kaki lima di sana gak punya ijin lho. Alhasil sering terjadi kejar2an antara pedagang dan polisi di sana. Mirip sekali dg yang kerap terjadi di alun-alun Bandung dulu *hehehe. Kejar2an antara Trantib dan pedagang.

Eh ngomong-ngomong soal pedagang di arab sono, bukan sulap bukan sihir. Hampir semua pedagang (yang pastinya berkebangsaan Arab), bisa berbahasa Indonesia. Dari mulai bahasa Indonesia baku hingga yang bisa berbahasa Sunda. Lucu sekali mendengar logat mereka. Terasa aneh di kuping *sangat maksa istilahnya. hehe.

Tak perlu bisa berbahasa arab untuk bisa berbelanja di pasar Mekkah. Cukup dengan bertanya "ini berapa"? pasti mereka bilang "Itu 35 real. Barang bagush murah kaka," lucu sekali kedengarannya. Awalnya saya kaget. Kenapa mereka hampir semuanya bisa berbahasa Indonesia? ternyata hal itu dikarenakan Indonesia adalah negara yang paling banyak jemaahnya dari seluruh dunia ini. Untuk jemaah umroh saja, Indonesia selalu yang paling banyak. Tak heran bila ke Masjidil Haram, kita selalu bertemu dengan sesama WNI.

Jamaah kedua terbanyak adalah kebangsaan Turki. Hampir setiap Solat, saya selalu bertemu dengan mereka. Kebanyakan mereka tidak bisa berbahasa Inggris. Jadi, bila berkenalan dengan mereka yang tidak bisa berbahasa Inggris, paling kami berbahasa isyarat saja huahahaa. Cukup lucu. Apalagi nama mereka sangat terdengar aneh, dengan aksen yang juga terdengar aneh. Mereka yang kebanyakan bertubuh gemuk itu, ternyata sangat ramah dan baik lho.

Hampir selalu dalam setiap solat, mereka selalu membawa permen. Permen? ya..permen. entah mengapa,saya juga gak tau kenapa mereka harus selalu membawa permen dan membagi-bagikannya ke sesama jamaah yang berdekatan dengan mereka. Selain permen, mereka juga suka membagi-bagikan korma. Setiap abis solat, mereka selalu ngariung (berkumpul dalam satu lingkaran) sambil ngemil bekeul. Lucu yah.

Ada lagi kebiasaan para wanita Turki lainnya. Dalam setiap kesempatan, mereka selalu menggunakan rok / celana aladin dengan corak bunga-bunga. Begitu pun dengan jilbabnya. Mengenai kebiasaan ini, saya hanya bisa memendam pertanyaan itu di dalam hati. Karena keterbatasan bahasa, jadi saya pendam saja. Kalaupun ada di antara mereka yang bisa berbahasa inggris, terkadang sulit saya pahami. Karena logat dan aksennya terdengar aneh di telinga saya. Padahal saya sangat penasaran, kenapa yah mereka suka sekali mengenakan segala sesuatu yang bercorak bunga?

Meski hampir semua di antara mereka bertubuh besar, tapi mereka cukup bertoleransi. Apalagi saat tawaf. Tak segan-segan mereka memberikan jalan agar saya bisa jalan di depan mereka tanpa hambatan. Sungguh bangsa yang sangat berkesan di hati saya.

Satu lagi bangsa yang sangat berkesan di hati saya adalah bangsa Pakistan. berbicara soal Pakistan, saya turut prihatin atas musibah yang mereka alami belum lama ini.

Saat Umroh, selain orang Turki, bangsa Pakistan adalah jemaah yang juga sering saya temui. Dalam beberapa kali solat, saya kerap bersebelahan dengan mereka. Orang Pakistan lebih parah lagi. Hampir semuanya tidak bisa berbahasa Inggris. Jadi ya kalau berkenalan , pakai bahasa isyarat aja huehehe. Saat saya bilang anda India?mereka langsung bilang "Nehi india, Pakistan" ohh..saya baru tau mereka orang Pakistan. Karena secara kasat mata, sepertinya mereka tak tampak berbeda dengan orang India.

Meski terkadang tampak tegas, tapi mereka tak kalah baiknya dari orang Turki. Sangat melindungi dan bertoleransi kepada orang lain. Pernah dalam satu kesempatan saya akan melaksanakan solat. Karena hampir terlambat, alhasil terpaksa nyempil di antara jamaah lainnya. Untungnya masih dapat tempat. Saat ada jamaah lainnya yang lebih terlambat dari saya dan ingin masuk ke barisan saya, si Pakistan langsung berkata tidak dengan bahasa isyaratnya. Dari bahasa Isyaratnya saya mengartikan "Jangan di sini. Kasian dia (sambil menunjuk ke saya). Tempatnya sudah kecil (lagi-lagi sambil menunjuk ke arah tempat duduk saya). Ahkhirnya jamaah itu pun pindah posisi. Walau sederhana, tapi sikap si Pakistan itu, sangat baik bagi saya.

Ciri khas mereka adalah, tidak pernah menggunakan mukena. Mereka hanya menggunakan selendang panjang yang juga merangkap menjadi jilbab dan celana Panjang dengan warna dan corak yang sama dengan selendanganya. Eits..jangan dikira biasa2 aja lho. Corak dan warna baju mereka umumnya warna-warna kotemporer dengan corak yang cerah. Bagus lho. Ah kalau saja saya bisa berbahasa Pakistan, ingin rasanya saya minta aja tuh baju nya. Bagus2..huahahaha.

Sekian dulu kisah nya..masih banyak lagi kisah yang menarik..kita ketemu lagi di tulisan berikutnya yah..haahaaayy :D

2 komentar:

Astri Kurnia mengatakan...

Subhanallah...

Mauuu iiih ngerasain sendiriii.. *envy* \(^_^)/

dinotnot shop mengatakan...

yg penting niat dl aja ciw..ntr insyaallah ada jalannya :D .aku aja g pernah rencana mo umroh taon ini.eh tb2 dpt rejeki.alhamdulillah :D